Kostum / Baju Perfom JKT48 itu itu aja ? THINK AGAIN !
JKT48 itu ibarat SEKOLAH , dan disekolah itu tentu pakai SERAGAM nah, sedangkan LAGU yang mereka nyanyikan itu ibarat HARI , jadi jika mereka menyanyikan lagu Baby! Baby! Baby! ( HARI ) maka mereka harus pakai baju Baby! Baby! Baby! (SERAGAM) juga .
Berikut Beberapa Kostum / Baju Perfom JKT48
1. Blue
5. American Pop
7. Baby! Baby! Baby!
8. Oogoe Diamond
10. Gomen Ne Summer
11. Ramadhan
12. Shonichi
13. Yukata
14. Shiroi Shirt
15. Flower
16. Boku No Sakura
17. Kiss Shite Son Shichatta
18. Gokigen Naname na Mermaid
19. Tenshi no Shippo
20. Temodemo no Namida
21. Namida Surprise
22. Junjou Shugi
23. Pajama Drive
24. Kagami No Naka no Jeanne D'Arc
25. Squal No Aidani
26. Gold
27. Silver
28. RIVER
Maaf mungkin cuma segini gambar yang bisa saya share , tp sebenarnya masih banyak lagi yang lain , belum lagi yang setlist TEAM J RENAI KINSHI JOUREI dan setlist Gen 2 yang baru Boku No Taiyou , mungkin sudah puluhan tuh ,
jadi intinya Kostum / Baju Perfom JKT48 itu disesuaikan dengan lagu yang dinyanyikan , dan jika ingin melihat Kostum / Baju Perfom JKT48 yang belum anda liat , anda bisa datang ke theater JKT48 :) , kenapa JKT48 itu beda ? karena JKT48 itu adalah IDOLGROUP !
maaf jika ada yang salah atas penulisan maupun penempatan kata , Ingatlah Kembali #siapalahsayaini
Mari Perbanyak Pengetahuan anda mengenai JKT48 dan Fans JKT48 :
10 Negara Dengan Hacker Terbanyak

Sepuluh negara, termasuk Cina dinyatakan sebagai negara hacker pada tahun 2012, menurut Akamai Technologies. Meski mendeteksi sumber serangan itu sulit, dengan mengetahui negara asal peretas akan mempermudah dalam menemukan identitasnya.
Berikut 10 negara dengan peretas terbanyak :
10. Hungaria
Serangan di dunia maya 1,4 persen berasal dari Hongaria, berdasarkan catatan tahun lalu. Hungaria hampir mengalahkan Korea Selatan. Persentase Hungaria tidak berubah sejak tahun lalu.
9. Italia
Italia tercatat sebanyak 1,6 persen dari serangan yang terjadi di seluruh dunia sejak tahun lalu. Tingkat hacking di Italia berkurang dari 1,7 persen pada kuartal sebelumnya, dan 1,9 persen pada periode tahun lalu.
8. India
India merupakan negara dengan 2,3 persen hacker terbanyak di dunia selama kuartal empat tahun lalu.
Jumlah peretas di India berkurang sejak kuartal sebelumnya yaitu 2,5 persen dan 3 persen pada tahun lalu.
7. Rumania
Rumania tercatat memiliki sebanyak 2,8 persen dari jumlah hacker dunia selama kuartal empat tahun lalu. Hacker di negeri ini menurun dari 2,7 persen pada kuartal sebelumnya dan 2,6 persen pada tahun lalu. Beberapa berita mendeskripsikan sebuah kota di Rumania, Ramnicu Valcea sebagai pusat kejahatan dunia maya.
6. Brasil
Brasil merupakan negara dengan jumlah 3,3 persen hacker terbanyak selama kuartal empat tahun lalu. Jumlah ini pun menurun dari 3,8 persen pada kuartal sebelumnya dan 4,4 persen pada tahun lalu.
5. Taiwan
Taiwan tercatat memiliki 3,7 persen jumlah hacker selama kuartal empat tahun lalu. Jumlah hacker di Taiwan berkurang dari 4,5 persen pada kuartal sebelumnya dan 7,5 persen pada tahun lalu. Taiwan merupakan sumber terpopuler pembajakan internet, negara tersebut menjadi target utama. Penelitian oleh perusahaan keamanan Sophos menemukan 12,7 persen komputer di Taiwan telah terserang malware berdasarkan penelitian selama 3 bulan pada tahun lalu.
4. Rusia
Rusia tercatat sebanyak 4,3 persen dari jumlah hacker di dunia selama kuartal empat tahun lalu. Jumlah tersebut menurun dari 4,7 persen pada kuartal sebelumnya dan 6,8 persen pada tahun lalu. Sedikitnya 40 perusahaan termasuk Apple, Facebook dan Twitter merupakan target serangan malware yang berasal dari kelompok kriminal dunia maya yang berbasis di Rusia atau Eropa Timur, menurut laporan Bloomberg News akhir-akhir ini.
3. Turki
Turki merupakan negara dengan 4,7 persen hacker selama kuartal empat tahun lalu. Jumlah tersebut menurun dari 4,3 persen pada kuartal sebelumnya dan 5,6 persen pada tahun lalu.
2. Amerika Serikat
Amerika Serikat tercatat sebagai negara dengan 10 persen hacker pada kuartal empat tahun lalu. Jumlah tersebut menurun dari 13 persen pada kuartal sebelumnya dan jumlah yang sama pada tahun lalu. Amerika merupakan markas bagi anggota kelompok hacker paling bahaya dunia, termasuk Anonymous dan AntiSec.
1. Cina
Cina adalah negara dengan hacker terbanyak di dunia. Jumlahnya mencapai 41 persen selama kuartal empat tahun lalu. Jumalah hacker tersebut berkurang dari 33 persen pada kuartal sebelumnya dan 13 persen pada tahun lalu.
Investigasi telah menemukan jaringan hacker canggih di Cina. Beberapa anggotanya terkoneksi dengan militer Cina, meski operasi resmi ini tidak begitu diketahui. Pemerintah dan negara menggunakannya sebagai media untuk mencegah keterlibatan Cina dalam insiden hacking internasional.
Sumber : http://saeful13.blogspot.com/2013/04/10-negara-dengan-hacker-terbanyak.html
Selamat Tinggal Password, Selamat Datang Passthought
Selama ini kita sudah akrab dengan password (kata kunci), mulai dari akun e-mail, jejaring sosial, hingga perangkat elektronik lainnya. Begitu banyak yang harus diingat. Terkadang jadi masalah ketika kita lupa salah satu password yang dimiliki.
Sejumlah peneliti di UC Berkeley School of Information, Berkeley membuat terobosan agar manusia tak perlu mengingat dan menuliskan kata kunci yang biasanya berupa huruf dan angka. Tapi hanya memikirkannya.
Sejumlah peneliti di UC Berkeley School of Information, Berkeley membuat terobosan agar manusia tak perlu mengingat dan menuliskan kata kunci yang biasanya berupa huruf dan angka. Tapi hanya memikirkannya.
Dengan perangkat seperti headset, alat yang bernama Neurosky MindSet ini bisa merekam kata kunci yang Anda pikirkan.
Perangkat dengan harga US$ 100 ini bisa mendeteksi kata kunci dari gelombang otak. Menurut Prof John Chuang, pemimpin penelitian ini, perangkat gelombang otak atau electroencephalograms (EEG) ini mengukur aktivitas listrik di kulit kepala dalam bentuk gelombang panjang yang terkait dengan suasana hati, keadaan mental, dan perilaku. Hasil pengukuran EEG ini dihubungkan dengan komputer atau perangkat melalui bluetooth.
"Ini seperti menghubungkan dua perangkat seperti biasanya," ujar Chuang dalam presentasinya di Workshop on Usable Security at the Seventeenth International Conference on Financial Cryptography and Data Security, Okinawa, Jepang.
Penelitian ini akan fokus pada mengembangkan agar yang user-friendly. Peneliti yakin bahwa passthought ini bisa digunakan secara aman, akurat, dan massal.
Kendala passthought
Kendala yang masih ada ialah bagaimana komputer akan membedakan pikiran satu pengguna dengan pikiran pengguna lain jika mereka memikirkan passthought yang sama. Namun, kendala ini bisa dipecahkan. Kuncinya pada kemampuan komputer untuk mengenali pengguna, alias sistem otentikasi gelombang otak.
"Dalam percobaan, tingkat kesalahan hanya 1 persen," kata Chuang. Pengguna bisa membuat passthought dalam beragam bentuk. Misalnya dengan menyanyikan sebuah nada, melakukan gerakan tertentu, dan mengingat warna tertentu.
Sebelum muncul sistem security dalam peralatan ini, peneliti telah mampu untuk untuk meretas pikiran orang. Tim lain di Berkeley menemukan bahwa mereka bisa mengambil data, seperti PIN ATM, dengan mengidentifikasi ketika pengguna sedang berpikir untuk informasi yang pribadi.
Selama beberapa dekade, para ilmuwan kognitif telah menggunakan perangkat EEG sebagai terapi untuk berbagai masalah kesehatan mental dari Attention Deficit Disorder (ADD) atau gangguan stres pasca-trauma. Dulu, perangkat EEG ini besar ukurannya. Seiring dengan perkembangan teknologi, ukurannya makin ringkas dan bisa dibawa ke mana saja.
Dengan pemanfaatan EEG untuk passthought, kemungkinan model passthought ini dipakai dalam teknologi masa depan.
Perangkat dengan harga US$ 100 ini bisa mendeteksi kata kunci dari gelombang otak. Menurut Prof John Chuang, pemimpin penelitian ini, perangkat gelombang otak atau electroencephalograms (EEG) ini mengukur aktivitas listrik di kulit kepala dalam bentuk gelombang panjang yang terkait dengan suasana hati, keadaan mental, dan perilaku. Hasil pengukuran EEG ini dihubungkan dengan komputer atau perangkat melalui bluetooth.
"Ini seperti menghubungkan dua perangkat seperti biasanya," ujar Chuang dalam presentasinya di Workshop on Usable Security at the Seventeenth International Conference on Financial Cryptography and Data Security, Okinawa, Jepang.
Penelitian ini akan fokus pada mengembangkan agar yang user-friendly. Peneliti yakin bahwa passthought ini bisa digunakan secara aman, akurat, dan massal.
Kendala passthought
Kendala yang masih ada ialah bagaimana komputer akan membedakan pikiran satu pengguna dengan pikiran pengguna lain jika mereka memikirkan passthought yang sama. Namun, kendala ini bisa dipecahkan. Kuncinya pada kemampuan komputer untuk mengenali pengguna, alias sistem otentikasi gelombang otak.
"Dalam percobaan, tingkat kesalahan hanya 1 persen," kata Chuang. Pengguna bisa membuat passthought dalam beragam bentuk. Misalnya dengan menyanyikan sebuah nada, melakukan gerakan tertentu, dan mengingat warna tertentu.
Sebelum muncul sistem security dalam peralatan ini, peneliti telah mampu untuk untuk meretas pikiran orang. Tim lain di Berkeley menemukan bahwa mereka bisa mengambil data, seperti PIN ATM, dengan mengidentifikasi ketika pengguna sedang berpikir untuk informasi yang pribadi.
Selama beberapa dekade, para ilmuwan kognitif telah menggunakan perangkat EEG sebagai terapi untuk berbagai masalah kesehatan mental dari Attention Deficit Disorder (ADD) atau gangguan stres pasca-trauma. Dulu, perangkat EEG ini besar ukurannya. Seiring dengan perkembangan teknologi, ukurannya makin ringkas dan bisa dibawa ke mana saja.
Dengan pemanfaatan EEG untuk passthought, kemungkinan model passthought ini dipakai dalam teknologi masa depan.
sumber
apakabardunia.com






















.jpg)


















