Catatan palsu yang ditransfer ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Terlepas dari kenyataan bahwa pemilik meminta otorisasi, Facebook menemukan hubungan antara catatan palsu dengan organisasi media Indonesia InsightID. Jumlah catatan palsu yang dikeluarkan adalah 69 akun Facebook, 42 halaman, dan 34 akun Instagram. Dua halaman memberi termasuk "Papua Barat" dan "Papua Barat Indonesia".
Terlepas dari Indonesia, Facebook juga menaruh minat pada catatan palsu yang ditemukan di beberapa negara, khususnya Uni Emirat Arab, Nigeria, dan Mesir. Jumlah catatan dan halaman palsu memberi tambahan tiba di nomor.